Jum'at Barokah

sambel layah
Siapapun yang ingin meraih kebahagiaan dan keselamatan hidup di dunia dan akhirat, hendaknya ia mulai menerapkan rasa takut kepada Allah dalam setiap gerak langkahnya. Karena hanya dengan kita takut kepada Allah SWT, maka kita dapat selamat dari kelalaian dan selamat dari segala macam perbuatan dosa atau maksiat. Selain takut kepada Allah SWT, kita pun harus penuh harap hanya kepada Allah, namun dalam tulisan ini, yang dibahas khusus mengenai takut kepada Allah SWT.
Kalau kita perhatikan dan renungkan, betapa Allah SWT mengungkapkan di dalam Al Qur’an keadaan dan kisah orang-orang yang disiksa.  Ini dimaksudkan agar dapat menanamkan rasa takut kepada hamba-hamba-Nya, sehingga hamba-hamba-Nya takut untuk melakukan dosa. Dan sebaliknya bukankah Allah SWT mengungkapkan rahmat-Nya yang luas, kemuliaan, ampunan dan kenikmatan surga.  Ini dimaksudkan agar hamba-hamba-Nya melaksanakan perintah-Nya, berbuat kebaikan dan menghindari segala macam dosa dan maksiat. Allah memerintahkan kita agar takut kepada-Nya. Rasa takut merupakan inti dari segala kebaikan. Oleh karena itu barangsiapa yang tidak takut kepada Allah maka dia tidak akan bisa menghentikan diri dari berbuat maksiat dan tidak bisa menjalankan perintah-Nya. Rasa takut merupakan pelita dalam hati, dengannya seseorang akan mampu mellihat dan membedakan antara kebaikan dan keburukan.
Dengan kita takut kepada Allah SWT dapat dihasilkan sifat wara (berjaga-jaga), takwa dan mujahadah (optimalisasi) kita akan berjuang keras untuk mengoptimalkan segala yang baik. Jadi takutnya kita kepada Allah SWT akan melahirkan perbuatan-perbuatan terpuji yang bisa mendekatkan kita kepada Allah SWT.  Ketahuilah, bahwa hawa nafsu syahawat pun dapat dicegah dengan takutnya kita kepada Allah. Dan bila kita ingin agar hati kita lebih condong kepada akhirat dan ingin bisa berhasil mengatasi segala macam godaan dunia, agar tidak menjadi hamba yang cinta dunia, maka jalan takut kepada Allah adalah jalan yang harus kita tempuh.

Sumber Kutipan (Baca selengkapnya): jalandakwahbersama.wordpress.com

Komentar