PEMERIKSAAN GIGI GRATIS SANTRI YAYASAN SL CARE DENGAN FKG UNSOED

Sambel Layah FKG
PEMERIKSAAN GIGI GRATIS SANTRI YAYASAN SL CARE DENGAN FKG UNSOED
Sambel Layah FKGIslam selalu menekankan pentingnya menjaga kesehatan dan kebersihan. Penekanan mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan kebersihan nampak dalam sikap dan aktivitas keseharian seorang muslim. Seorang muslim dituntut suci dari hadas dan najis ketika beribadah. Kesehatan menjadi poin penting yang diperhatikan Islam sebab hanya orang yang berjiwa sehat yang mampu melaksanakan ibadah sholat 5 waktu.Poin-poin penting di atas yang menginspirasi Yayasan SL Care untuk mengadakan pemeriksaan gigi bagi santriwan. Pada hari Sabtu tanggal 30 Januari 2016 Yayasan SL Care bekerjasama dengan FKG Unsoed mengadakan pemeriksaan gigi bagi santriwan yayasan. Yayasan SL Care mengadakan pemeriksaan gigi dengan tujuan agar santriwan sadar akan menjaga kesehatan badan juga menjaga kesehatan mulutnya. Santriwan perlu menjaga kesehatan badan beserta kesehatan mulutnya supaya mereka bisa beraktivitas dengan baik. Kesehatan yang baik akan menghasilkan prestasi cemerlang. Saat ini santriwan yayasan SL Care berjumlah 12 orang. Gigi para santriwan diperiksa oleh dua dokter dari FKG Unsoed, kedua dokter tersebut bernama drg. Nisa Ulil Amri dan drg. Raras. Lokasi pemeriksaan gigi diadakan di mushola yayasan SL Care yang beralamat di Jl. Mochamad Besar no. 4, Pabuaran, Purwokerto. Pemeriksaan gigi dimulai ketika ba’da dhuhur. Drg. Nisa dan drg. Raras melakukan penyuluhan mengenai cara menggosok gigi yang benar. Acara dilanjutkan dengan pembekalan kepada para santriwan mengenai  pengetahuan berupa penyakit-penyakit gigi dan mulut yang sering terjadi dan cara menanganinya. Penyuluhan disajikan dengan cara yang informatif melalui media yang menarik. Acara penyuluhan dilanjutkan dengan sesi
pertanyaan dari santriwan. Santriwan yang memberi pertanyaan terbaik mendapat doorprise berupa sikat gigi dan pasta gigi gratis dari kedua dokter gigi. Sesi acara penyuluhan selesai kemudian masuk ke acara inti yaitu pemeriksaaan gigi. Santriwan diperiksa giginya satu persatu dan hasil pemeriksaan ditulis pada buku pemeriksaan. Data pemeriksaan menghasilkan dua santriwan yang segera dilakukan perawatan. Satu santriwan bernama Muhamad Apriandi Setiawan dilakukan perawatan gigi dengan kawat dihari yang sama. Dokter melakukan pencetakan gigi Apriandi sebelum mengkawat giginya. Satu santriwan lain bernama Anjar Nur Fathoni dijadwalkan untuk melakukan pencabutan gigi. Gigi geraham kanan santriwan tersebut sudah mulai goyah, khawatir jika tidak segera dicabut dapat menyebabkan kesehatan mulut Anjar terganggu. Rencananya Anjar akan dicabut giginya di RSGM FKG Unsoed pada pagi hari. Pencabutan dilakukan pagi hari supaya semua alat masih steril. Semua perawatan yang dilakukan tidak dikenakan biaya.

Sumber: Yayasan Amal Salsabila Peduli Dhuafa

Komentar